Daftar Artikel

  1. Mahasiwa Antropologi Univ. de Barcelona Berdiskusi Konsep Pembangunanisme Vs Keariarifan Lokal

    Mahasiswa sambangi ID untuk mengawali riset tentang pembangunan Vs Kearifan Lokal, PSDA dan Satwa Liar di Kalbar

  2. Ritual Adat Ngumpan Sandung Kenyalang: Merayakan Harmoni Relasi Manusia-sesama, Alam dan Sang Pencip

    Ritual Adat Ngumpan Sandung Kenyalang: Merayakan Harmoni Relasi Manusia-sesama, Alam dan Sang Pencipta

  3. Dialog RAPS di Gawai Serumpun Tampun Juah 2019

    Dialog RAPS di Gawai Serumpun Tampun Juah 2019; Kementerian LHK siap beri dukungan

  4. Apa Kata Mereka tentang Buku “Tampun Juah Titik Balik Peradaban Dayak”

    Apa Kata Mereka tentang Buku “Tampun Juah Titik Balik Peradaban Dayak”

  5. Tegakkan "Rumah Panjang" Kami

    Judul Buku: TAMPUN JUAH TITIK BALIK PERADABAN DAYAK Penulis: Krissusandi Gunui' dan Ansilla Twiseda Mecer Editor: R. Giring Pengantar: John Bamba, Prof. Neilson Ilan Mersat, Paolus Hadi Penerbit: Institut Dayakologi Tahun: Agustus 2019 Halaman: lii + 330 Peresensi: rgm.

  6. 170 Orang Dayak Iban Sarawak Mendirikan Pentik Di Tembawang Tampun Juah

    Pendirian sepasang pentik, yang terdiri dari pentik laki-laki sebagai visualisasi sosok Puyang Gana dan pentik perempuan sebagai visualisasi sosok Buih Nasi dimaksudkan untuk melambangkan (mengesahkan secara adat: Red) pengakuan diri Dayak Iban Sarawak sebagai rumpun Ibanik yang memiliki hubungan erat dalam asal muasalnya dengan kawasan Tembawai Bejuah (Tembawang Tampun Juah: Red),” jelas Datuk Sri Edmun Langgu Anak Saga saat diwawancara penulis pada dalam kesempatan setelah ritual adatnya dilaksanakan di lokasi tanah keramat Tembawang Tampun Juah tersebut.

  7. Ritual Adat Buroma' di Tanah Keramat Tambawang Tampun Juah

    Selasa (3/9/2019), hari ke-2 GSTJ 2019, bertempat di lokasi keramat Tembawang Tampun Juah, Kampung Segumon dilaksanakan ritual adat Buroma' oleh Ketemenggungan Bi Somu sebagai penghantar acara di Tembawang Tampun Juah yang mutlak dilakukan sebelum berkegiatan atau beracara di dalam kawasan tanah keramat Tembawang Tampun Juah. Ritual adat ini merupakan rangkaian dari kegiatan dalam rangka GSTJ 2019. Tahun ini ritual adat di keramat Tampun Juah dipercayakan kepada Tuboreh Pak Dur (75) dari Semongan, Kec. Noyan. Pada tahun 2018 lalu dari Ketemenggungan Sisang.

  8. Institut Dayakologi Luncurkan Buku Tampun Juah Titik Balik Peradaban Dayak

    Dihadiri sekitar 300 orang dari Kalbar, termasuk Sarawak, Malaysia, pada Rabu (4/9/2019), hari ke-3 Gawai Serumpun Tampun Juah (GSTJ) 2019, Institut Dayakologi luncurkan buku "Tampun Juah Titik Balik Peradaban Dayak: Revitalisasi Identitas Budaya melalui Pemberdayaan Holistik". Buku ditulis oleh Krissusandi Gunui' dan Ansilla Twiseda Mecer. Sedangkan tim kontributor data terdiri dari Oktavianus, P. Bendi, Nani Weni, Darius Culen, Yohanes Iswadi, T. Duyung, Silvina Wina, P. Kenedi, Vinsensius P, G. Burhan, Y. Mincin, dan Ronny B. Editor buku adalah R. Giring, praktisi antropologi dari Pancur Kasih.

  9. GAWAI SERUMPUN TAMPUN JUAH 2019 SUKSES DIGELAR

    Hasilkan 3 Pakat Ngudua dan 876 Persil Sertifikat PTSL Dibagikan

  10. DIALOG KEBUDAYAAN PARA KETUA MASYARAKAT DAYAK IBAN SARAWAK - INSTITUT DAYAKOLOGI

    “Berbagi dan Bersatu untuk Borneo yang beridentitas dan bermartabat”