Buku Kebudayaan Dayak

In stock

Special Price IDR 50000

Judul: Kebudayaan Dayak; Aktualisasi Dan Transformasi Editor: Paulus Florus, Stepanus Djuweng, John Bamba, Nico Andasputra. Penerbit: Institut Dayakologi. Cetek 1: 1994, Cetak 2: Desember 2005, Cetak 3: Mei 2010. Jumlah Halaman: 242

Dalam arus kuat modernisasi dan perubahan yang menyertai derap pembangunan, kita dihadapkan pada beberapa pertanyaan mendasar yang berkisar pada masyarakat pelaku perubahan dan pelaku pembangunan sendiri. Masih mampukah kita menemukan dan mengembangkan jati diri budaya kita di tengah-tengah arus perubahan dan modernisasi? Masihkan kita ikut berperan dalam mengendalikan arah dan arus perubahan yang terjadi di sekitar kita? Bagaimana kita dapat mewujudkan peran kita sebagai subjek atau pelaku pembangunan?

Pertanyaan-pertanyaan di atas mengisyaratkan bahwa kegiatan pembangunan yang sedang kita laksanakan hendaknya memperhatikan faktir budaya agar pembangunan itu tidak kehilangan nilai kemanusiaannya. Selain itu, kini semakin terasa pentingnya pembangunan terpadu dari perkembangan ekonomi, industri, iptek dan sosial polotik dengan acuan kebudayaan.

Untuk menjawab berbagai pertanyaan itu, di Pontianak diselenggarakan Seminar Nasional Kebudayaan Dayak dan Ekspo Budaya Dayak 1992 dengan tema "Aktualisasi dan Transformasi Kebudayaan Dayak Guna Menyongsong Pembangunan Jangka Panjang II". Makalah-makalah yang disajikan dalam seminar itu dihuimpun dalam buku Kebudayaan Dayak: Aktualisasi dan Transformasi ini. Sebuah buku yang patut dibaca oleh para pengambil keputusan dan para pelaksana pembangunan di daerah maupun pusat.